Peneliti Bappenas dan Tempo Data Science Terpesona dengan Sistem Pemberdayaan Perempuan di Batik Sidomulyo

  • Dec 20, 2023
  • Doni Sandika
  • BERITA PEMUDA, BERITA UMUM, BERITA WISATA

Jember - Pada tanggal 19 Desember 2023, Peneliti dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang diwakili oleh Kasutjianingati, peneliti program Desa Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera (Desa Cemara), bersama dengan Galbani Fadilah dari Tempo Data Science, berkunjung ke Batik Sidomulyo. Kunjungan ini diawali dengan keinginan untuk memahami lebih dalam tentang sistem pemberdayaan perempuan yang diterapkan di desa ini.

Dalam kunjungan ini, para peneliti didampingi oleh Koordinator Rumah Batik Sidomulyo dan Anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tirto Gumitir. Mereka disambut hangat oleh masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam pemberdayaan perempuan melalui industri batik.

Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah pengamatan terhadap motif khas Sidomulyo, yang mencakup Anggrek Gumitir, Kopi, dan Bunga Pinus. Peneliti Bappenas dan Tempo Science tertarik dengan cara desa ini memadukan kekayaan alam lokal menjadi karya seni bernilai tinggi. Motif tersebut dianggap mencerminkan identitas kultural dan kearifan lokal yang patut dijaga dan dikembangkan.

Selain itu, di tengah kunjungan mereka, juga diungkapkan bahwa Batik Sidomulyo telah mengembangkan motif baru yang menarik perhatian. Motif tersebut adalah sayur jonggolan, sebuah kreasi inovatif yang menggambarkan keberagaman sayuran pecelan yang lazim dijadikan bahan masakan tradisional. Pemilihan motif ini diharapkan dapat mencerminkan peran perempuan dalam melestarikan kearifan lokal sekaligus menciptakan produk batik yang unik dan menarik.

Kasutjianingati dari Bappenas menyatakan, "Kami sangat terkesan dengan upaya pemberdayaan perempuan di Batik Sidomulyo. Ini tidak hanya tentang menciptakan produk unggulan, tetapi juga memberdayakan perempuan dalam mengelola dan mengembangkan potensi lokal. Ini merupakan contoh yang baik untuk diadopsi di berbagai daerah di Indonesia."

Galbani Fadilah dari Tempo Science menambahkan, "Data dan teknologi dapat mendukung pengembangan industri kreatif seperti ini. Kami berharap dapat berkontribusi untuk memajukan sektor ini melalui penerapan solusi data-driven."

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam kolaborasi antara Bappenas, Tempo Science, dan Batik Sidomulyo untuk lebih mengoptimalkan potensi desa dalam mengembangkan industri kreatif berbasis budaya lokal dan pemberdayaan perempuan.