Mulanya Dianggap Gila! Agus Sulap Fosil Akar Menjadi Destinasi Wisata Rumah Akar
- Aug 07, 2023
Rumah Akar di Desa Wisata Sidomulyo dikenal sebagai salah satu tempat tujuan wisatawan serta tempat usaha kerajinan yang mengolah fosil akar kayu menjadi karya seni berdaya jual tinggi.
Berawal pada tahun 2009, seorang warga Sidomulyo bernama Agus Supriadi, hobinya mengumpulkan fosil akar kayu dari hutan. Dalam perkembangannya, hobi ini dijadikan usaha yang dikembangkan secara mandiri oleh Agus Supriadi.
Pada awalnya, masyarakat sekitar menganggapnya aneh dan menyebutnya sebagai "Orang Gila" karena aktivitasnya yang dianggap tidak biasa. Bahkan tak jarang tetangganya menganggap Agus hanya menimbun sampah hutan yang tidak berguna.
Namun, seiring berjalannya waktu, pada tahun 2015, produk-produk karya seni dari Rumah Akar mulai terlihat hasilnya dan mendapatkan pengakuan dari masyarakat.
Orang-orang yang sebelumnya meragukan Agus Supriadi akhirnya berbalik dan membantunya, bahkan ada yang menjadi pekerja di Rumah Akar. Keberadaan ponsel pintar dan aplikasi media sosial juga turut berkontribusi dalam memperluas keterkenalan produk-produk Rumah Akar.
Hasil karya seni dari Rumah Akar bahkan mampu menembus pasar nasional dan internasional. Produk-produk yang dihasilkan berupa patung, hiasan rumah, hiasan lampu hingga banyak lagi karya seni yang terbuat dari fosil akar.
Wisata Rumah Akar Sidomulyo menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung dengan memanfaatkan fosil akar kayu dari hutan menjadi berbagai produk karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi. Di antara produk-produk tersebut, terdapat patung Groot yang terinspirasi dari film, serta produk-produk lainnya.
Selain itu, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk belajar tentang fosil kayu dan menikmati berbagai spot foto menarik di lokasi.
Rumah Akar di Sidomulyo telah berhasil mengubah pandangan masyarakat terhadap aktivitas Agus Supriadi dari semula dianggap "Gila" menjadi dihormati dan menginspirasi.
Usaha ini telah memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal dan pariwisata daerah. Banyak pihak mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Agus Supriadi dalam mengembangkan Rumah Akar menjadi tempat wisata dan usaha kerajinan yang sukses.
Sampai saat ini, destinasi Rumah Akar menjadi Destinasi yang paling banyak dimintai di Desa Wisata Sidomulyo. Bakhan tak jarang tempatnya dijadikan tempat foto prewedding, penelitian, bahkan objek pemberdayaan wisata oleh pengunjung hingga akademisi perguruan tinggi.